Friday, March 2, 2012

dapet dari KRPH "perempuan kuliah jadi sarjana, master, BUKAN untuk mendapatkan pekerjaan, tapi untuk menjadi BUNDA yang hebat bagi anak-anaknya"

16 comments:

  1. iya... tapi nyatanya banyak wanita dengan pendidikan tinggi malah sibuk diluar rumah, dan anaknya dididik pembantu... mengenaskan.. :(

    ReplyDelete
  2. iyah, biar anak2nya pintar sekelas sarjana, bahkan lebih... seperti ibunya ^_^

    ReplyDelete
  3. iyaa...
    ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya ^__^b

    ReplyDelete
  4. Waah, ii akan menjadi bunda yang sangat hebat bagi anak-anaknya dong ya, kan S2. Hebat euy. Salut. :)

    ReplyDelete
  5. dari KRPH juga "tidak harus menjadi sarjana apalagi master untuk menjadi bunda yang hebat"

    ReplyDelete
  6. maksud "perempuan kuliah jadi sarjana, master, BUKAN untuk mendapatkan pekerjaan, tapi untuk menjadi BUNDA yang hebat bagi anak-anaknya" -> ora usah ngoyo golek pegawean mergo wis sayah kuliah lan suwi

    maksud "tidak harus menjadi sarjana apalagi master untuk menjadi bunda yang hebat" -> jangan berpikir "ah aku ki gur lulusan SD, opo iso ndidik" tapi harus punya kemauan untuk terus belajar. karena banyak pelajaran terkait ke"ibu"an tidak diperoleh di dunia sekolah bukan? ga ada pelajaran cara memandikan bayi, ga ada pelajaran cara mencuci piring yang sip, cara ngepel yang oke, dst

    ReplyDelete
  7. @mb desi
    i think u don't get my point, hehe

    ReplyDelete
  8. Beneeeeer baaanget! Setelah kuliah pengin jadi bunda kereen.. "Surga ada di telapak kaki ibu,bukan di telapak kaki magister." #jlebb

    ReplyDelete
  9. haha

    benerrr bangetttt

    being magister tuh menyalurkan hobi, kesukaan
    bukan untuk di"liat" orang lain

    ReplyDelete
  10. dan saya agak sensi kl ada yg bilang: "buat apa sih berorgasinasi? toh, sertifikatnya jg g bakal ngejamin kita dapet kerjaan!"

    #heu,heu..itu mah niat ber-organisasinya bukan untuk berbagi dan beramal...tp bekerja..

    ReplyDelete

visitor

free counters